Mustafa Kemal Atatürk


Teringat pada tokoh pendiri Turki modern ini ketika namanya dihubungkan dengan rencana Presiden Jokowi memindahkan IKN kita ke Penajam Paser. Dikesankan mirip dengan Kemal Atatürk memindahkan IKN nya dari Istanbul ke Ankara. 

Mari kita buka lembaran sejarah kembali.

Istanbul adalah kota dagang terbesar di Turki yang dibelah oleh Selat Bhosporus yang ramai dengan lalulintas kapal sampai ukuran tanker. Sisi barat adalah bagian dari benua Eropa, Timur bagian dari benua Asia. Selat ini cukup dalam, dapat dilalui submarine.   

Sebagai seorang pemimpin militer cemerlang yang kenyang pengalaman di medan laga, instinknya langsung mengatakan akan lebih baik jika segera memindahkan ibukota negara ke kota Ankara di dataran tinggi Anatolia, Turki tengah. Sekaligus memisahkan pusat dagang dari pusat pemerintahan negara. Selain itu Istanbul juga kan ibukota kekaisaran Ottoman yang sudah runtuh tahun 1922, digantikan Republik Turki modern melalui Perang Kemerdekaan tahun 1923 yang dipimpin olehnya. Wilayah Republik Turki modern juga lebih kecil dari wilayah kekaisaran Ottoman, sehingga Istanbul (dulunya Constantinople) menjadi lebih vulnerable terhadap serangan dari luar.

Bagi anda yang pernah naik mobil ke Cappadocia akan paham bahwa terrain daerah tersebut merupakan benteng alami sejak ribuan tahun sebelumnya. Siapapun yang akan menyerbu harus membawa artileri perang melalui inland jauh kedalam dalam cuaca dingin yang kadang bersalju di beberapa tempat.

Sebuah keniscayaan dan kesempatan sangat bagus untuk memulai tatanan baru, semangat baru, dan kultur baru. Ankara saat itu sebuah kota yang sudah exist lama walaupun jauh lebih kecil dibanding Istanbul. Sebuah pilihan yang sempurna. Kepindahan dapat cepat direalisasikan. Tidak perlu biaya sangat besar membangun infrastruktur dari awal.

Kepengurusan Presiden Jokowi yang tinggal 2 tahun lagi apakah sanggup untuk menuntaskan kepindahan ini? Kita tidak pernah tahu presiden berikutnya apakah akan sependapat atau berubah pikiran. Yang jelas ada resiko proyek ini mangkrak ditengah jalan. Mungkin lebih baik menjadi tugas pemerintah berikutnya.

Salam sehat, tetap jalankan prokes. 

Cheers !


Comments

Popular posts from this blog

SUNYI DI TENGAH REPUBLIK

Jejak Imlek di Benteng Heritage

BUMN, Pekerjaan, dan ROI Kekuasaan