Bumi Manusia
Ya judul tulisan ini sama dengan judul salahsatu buku karya pujangga kaliber dunia bernama Pramudya Ananta Toer. Piyantun Blora, Jawa Tengah.
Negeri kita yang begitu kaya, indah, besar, luas, sangat beraneka ragam juga melahirkan pujangga-pujangga besar sejak dulukala. Entah mereka belajar darimana. Barangkali matahatinya yang digerakkan oleh kekuatan alam semesta yang ghoib. Sama case nya dengan jenius Leonardo da Vinci yang sangat mumpuni karya seni maupun futuristic engineering-nya. Jauh melewati masa hidupnya.
Peribahasa tahun 60an mengatakan Pengalaman adalah Guru yang baik. Benar memang. Namun yang paling baik tentunya jangan hanya pengalaman sendiri. Belajar dari pengalaman orang lain sangat mempercepat tingkat pengetahuan kita.
Penulis seperti Pram, luar biasa pemikirannya. Universal. Relevan dengan setiap hati, setiap pikiran dimanapun berada. Tulisannya adalah sebuah cermin tempat kita mawas diri, mengukur baju badan sendiri menggunakan sanubari Dewa Ruci dihadapan Sang Pencipta. Just that.
Beliau bagaikan sebuah intan yang tertimbun berat trilyunan ton selama ribuan tahun. Bedanya dengan intan, beliau mengasah diri sendiri menjadi berlian. Yang minimal sama indahnya dengan Kohinoor. Itulah manusia. Ciptaan tertinggi Sang Khalik.
Bagi sesama anak bangsa, sungguh merugi bila tidak menyempatkan diri membaca karya-karya pujangga besar Nusantara sendiri.
RIP Pak Pram 🙏

Comments
Post a Comment