LIFE IS NOT A GAME
Ketika Bunga Tak Mekar, Perbaiki Lingkungannya, Bukan Bunganya !
Hidup bukanlah permainan. Namun, banyak orang – yang terobsesi dengan status, karier, atau tempat bersekolah anak-anaknya – memandang kehidupan mereka sebagai kompetisi yang harus dimenangkan. Bukan sebagai pengalaman yang perlu dinikmati.
Dalam permainan Anda bersaing dengan orang lain untuk menang. Siapa yang dapat poin lebih banyak, dia pemenangnya. Aturan permainan menghasilkan pemenang dan pecundang.
Dalam hidup, aspek yang benar-benar penting tak dapat dipertandingkan. Misalnya hidup berlandaskan etika, menjaga hubungan yang bermakna, mengejar hobi, dan menemukan pekerjaan yang memuaskan.
Anda tidak bisa mengukur siapa yang memiliki hubungan lebih bermakna atau siapa yang lebih puas di tempat kerja. Di sisi lain, mudah untuk membandingkan siapa yang memiliki mobil lebih bagus atau rumah lebih besar.
Memandang kehidupan sebagai sebuah kompetisi berarti memprioritaskan hal-hal yang terukur namun sebenarnya tidak esensi. Dapat merusak hubungan.
Hubungan yang sehat membutuhkan kasih sayang timbal balik yang tulus. Ketika Anda melihat kehidupan sebagai sebuah permainan, Anda mendukung orang lain untuk gagal atau kurang sukses, menjadikan teman dan keluarga menjadi pesaing. Hal ini melemahkan kedekatan yang tulus.
Anda unik, dengan kekuatan, kelemahan, tujuan, dan preferensi Anda sendiri. Kehidupan yang baik adalah hidup sesuai dengan nilai-nilai kemanusiaan Anda, bukan apa yang dianggap penting oleh orang lain. Memasuki permainan berarti menyerahkan otonomi Anda, nilai-nilai kemanusiaan, dan mengejar tujuan hidup yang ditetapkan oleh orang lain.
Ingat, kemenangan bersama lebih penting daripada meraih kemenangan pribadi.
Kita seringkali menemui rasa frustrasi, kemunduran, dan hal-hal yang tidak kita kuasai. Namun kehidupan yang hebat lahir dari kegigihan menghadapi tantangan-tantangan seperti ini, dapat merasa nyaman dengan diri sendiri, dan dikelilingi oleh orang-orang yang mencintai kita tanpa syarat.
Membandingkan diri dengan orang lain dapat menimbulkan rasa tidak aman atau sebaliknya arogansi. Dua-duanya tidak mendorong kebahagiaan maupun pertumbuhan kepribadian.
Permainan dan kompetisi mempunyai tempat dalam aktivitas tertentu. Berusahalah untuk menang dalam olahraga atau hobi, tetapi dalam hidup fokuslah pada hal yang benar-benar penting. Hargai keluarga, teman, karier, dan nilai-nilai Anda. Aspek-aspek ini terlalu penting untuk sekadar dijadikan sebagai sebuah permainan.
Ingat, bila sekuntum bunga tidak mekar, perbaikilah lingkungannya, bukan bunganya.

Comments
Post a Comment