PREMAN
Konotasi yang selama ini terbangun tentang preman adalah personel gagah, jago berantem fisik (bukan debate), suka mengintimadsi, dan lucrative (menguntungkan) penghasilannya. Siapa tidak tergiur menjadi preman. Terlebih lagi di jaman banyak PHK seperti sekarang, perusahaan pada tutup, asosiasi kehilangan taringnya, sehingga sulit cari kerja dst. Menarik sekali bagi anak-anak muda yang ingin cepat kaya. Pertanyaan awalnya: apa syarat untuk menjadi preman. Pertama adalah ilmu kanuragan seperti karate, tinju, silat, atau jurus nekatpun tak apalah. Kedua penampilan yang intimidatif dan koersif. Termasuk ornamen yang menghiasi badannya seperti personel Yakuza yang legendaris di Jepang itu. Kalo pada masyarakat Nias, Dayak, dan Polinesia Selatan tattoo adalah simbol transcendental hormat mereka pada leluhurnya dan alam. Semakin banyak semakin tinggi ilmu batinnya. Ketiga, citra bahwa dirinya adalah bagian dari komunitas lebih besar yang cenderung gahar, dan para-militeristik....